CINTAILAH SEPENUH HATINYA JANGAN SEPANGKAL HATI
Emang kepuasan seperti apa yang kamu rasakan setelah menyakiti seseorang? Dan keinginan seperti yang membuat kamu tega meninggalkan seseorang?
Kalau memang dari awal kamu tidak punya niat mencintai seseorang, kenapa tidak kamu katakan sejak awal, agar dia bisa mengambil sikap untuk tidak banyak berharap.
Kalau kenyataan kamu tidak berkemauan menyayangi seseorang, kenapa kamu tega membawa hatinya terlalu jauh, bahkan dia terlihat bodoh dan akhirnya kamu sakiti.
Kamu berhak menentukan pilihan, tapi tidak semua orang bisa kamu jadikan kelinci percobaan, atau dijadikan pelarian karena belum menemukan apa yang kamu cari, lalu kamu tinggalkan setelah mendapatkan apa yang selama ini kamu inginkan.
Kamu lupa, bisa jadi orang yang kamu sakiti saat ini adalah seseorang yang menjadikan dirimu sebagai alasan untuk bahagia, dan selalu kamu yang menjadi warna dalam dunianya yang mungkin tak secerah hidup orang lain, tapi kamu tega menyakitinya.
Kapan kamu akan sadar, bahwa yang kamu lukai saat ini adalah dia yang hidupnya tidak sebahagia orang lain, selalu disakiti, selalu di campakkan, selalu dikhianati, dan kamu satu-satunya harapan yang dia miliki, tetapi malah kamu sakiti, padahal kamu juga punya hati.
_____________________________________________
πΊπ°π
π° π»πΎπΆπΈπΊπ°
Iklan ada di sini
Komentar