"BUDAYA MERUPAKAN MANDAT ALLAH DAN WARISAN LELUHUR BANGSA PAPUA."

"BUDAYA MERUPAKAN MANDAT ALLAH DAN WARISAN LELUHUR BANGSA PAPUA."

Refleksi :

Masih relevansi dengan tulisan saya bebrapa bulan yang lalu ini. 

"BUDAYA MERUPAKAN MANDAT ALLAH DAN WARISAN LELUHUR BANGSA PAPUA."

Oleh : welinus walianggen S. Ap

Menulis tidak melukai anda. 
Menulis tidak mencederai anda. 
Menulis tidak merendahkan martabat anda. 
Menulis tidak melahirkan kebencian. 
Menulis tidak melahirkan permusuhan. 
Menulis tidka membunuh anda. 
Tetapi menulis bagaikan lilin kecil untuk meneragi kegelapan. 

Saya harus menulis apa yang saya suku, senang, lihat, dan rasakan bagi keselamat anak cucu dan generasi ku untuk massa depan negeriku ini. 

Secara jujur sadar dan terbuka saya ingin menulis karena sedikit realitas yang sedang terjadi di tanah Papua pada umumnya tentang nilai-nilai budaya. Karena sejatinya bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal budayanya sendiri. Karena memang budaya sebagai mandat allah dan warisan leluhur kepada setiap suku-suku di seluruh belahan dunia.

Terlebih khusus dan lebih istimewa lagi kepada penduduk Orang asli papua (POAP) pada umum harus menjaga adat-istiadat dan tradisi kebiasaan hidup yang suda di teladankan oleh leluhurnya mereka sejak dulu yang kini kian sirna oleh sang waktu kerena, rentetan hegomoni dunia hari ini. Perkembangan boleh saja terjadi namun budaya tidak boleh di tinggalkan karena perkembangan dunia global hari ini merupakan  salah satu senjata ampuh secara sistematis,trustruktur, terprogeram,masif,kolektif dan terpadu untuk mematikan nilai-nilai estetika yang suda ada sejak dulu sampai hari ini. 

Karena esensinya setiap negara ada karena bangsa.bukan setiap bangsa ada karena negara maka dari itu pijakan pedomana dan pertimbangan penulis inigin sampaikan kepada Anda semua pada khususnya penduduk orang asli papua (POAP) yang ada dan hidup serta beranak pinak di atas emas dan berenang di atas minyak yang ada di gunung-gunung, di lembah-lembah,di pesisir pantai, di pingiran danau dan lainya sebagainya kepada bangsaku melanesia papua. Tetaplah melestarikan budaya. Karena itulah harkat dan martabat bangsa dalam suatu perjuangan. 

Karena setiap suku bangsa yanga ada di planet bumi ini Tuhan Allah suda memberikan budayanya, mulai dari bahasa, cara berbusana, dan lainya sebagiinya dan hal itu sangat unik.contoh kogrit khsus kami di papua cara berbusa adat untuk kaum wanita yaitu sali. Kemudian untuk kaum pria yaitu koteka, lalu teman- teman non papua pasti mereka juga memiliki cara khas berpakaian yang suda di wariskan oleh leluhur mereka. 

orang papua punya kebiasaan hidup nilai budaya itu sangat unik karena baru-baru ini penelitian telah membuktikan bahwa tradisi orang papua itu sangat baik sehingga kepada generasi muda tetap menjaga. 

Sejak dahulu kalah leluhur saya  mereka adalah kaum pramu, petani, peternak, dan pemburu mereka hidup sejak tahun 20 an sampai 40 an itu ketika mereka berkebun, mereka membawa dua koteka dan dua sali ketika mereka berkebun mereka melepaskan koteka/sali yang bagus di simpan baik-ketika mereka selesai bekerja mereka mamakai kembali. Mereka sangat menghargai  koteka dan sali sebagai busana bagi mereka yang sangatlah berharga. 

Kemudian noken filosofi/tradisi orang papua noken di buat dari kulit pohon tetapi dari pohon tertu lalu mereka anyam dan noken itu berfungsi untuk mengisi hasil kebun, mengisi barang bawaan seperti rokok, tetapi juga untuk mengisi anak-anak mereka, dan lain sebagainya.paling orang tua saya kelahiran tahun 30 an, 40 an itu mereka besar dalam noken asli. 

Dan banyak keunikan yang dimiliki oleh orang papua pada umumnya seperti rokok asli, cara masak, cara membuat api, serta lain sebagainya. Namun saat ini semakin punah sehingga penulis saran kepada generasi mudah papua untuk tetetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai itu sebagai merawat manusia papua dari genosida,etnosida,dan ekosida. Karena hal ini merupakan ancaman bagi anak cucu dan negeri ini. 

Dengan menjaga nilai-nilai leluhur di tanah Papua menjadikan tanah papua sebagai mozaik yang idah dan penuh warna. 

Secara jujur dan terbuka saya melihat beberapa hari yang lalu ada penjemputan metri/ibu negara yang baru saja tiba di sentani saat penjemputan itu saya melihat orang-orang yang berbusana adat papua itu bukan penduduk orang asli papua (POAP), tetapi itu adalah non papua. Mereka berbusa tidak sesuai dengan cara alami yang di pakai oleh pemilik busana yaitu orang asli papua. 

Dan hal itu merupakan kesan moral bagi (POAP) karena saya sebagai orang asli papua atas nama ALLAH bangsa papua, dan juga sebagia sumber pemberi mandat, atas nama leluhur kami orang papua,atas nama tulang belulang orang asli papua.atas nama seluruh rakyat papua yang terdiri dari 7 wilayah dan 255 suku yang sedang mendiami di tanah papua. Hal itu merupakan suda melamar standar kode etik. 

Dan hal itu merupakan melukai, mencederai, merendahkan, harkat dan martabat pemilik busana adat. Sehingga berharap kepada penguna agar kelak hal seperti itu tidak terulang lagi. 

Karena Dalam kehidupan saya selama ini tidak ada sejarah yang mecacat kalau kalau orang papua tidak pernah mengeksploitasi cara berbusana suku atau bangsa lain. Karena kami tau bahwa hal itu merupakan melangar standar kode etik dan merusak nilai-nilai stetika yang di miliki oleh suku lain. 

Yang sangat aneh dan paling konyol lagi ketika orang berkulit putih dengan berbusana adat orang papua. Hallo lembaga kultural (MRP) di mana kebijakanmu untuk melindungi dan merawat hak-hak kesulugan bagi seluruh rakyat papua. Yang hari ini sedang di ekploitasi secara liar.

Karena rentetan dunia hari ini membuat banyak manusia yang melamar kitab suci perampuan bisa berpakaian laki-laki dan juga laki-laki bisa berpakaian perempuan serta lain sebagainya. Cobalah anda merenug kembali dengan pritiwa massa lalu. Kehidupan massa lalu lebih beradab ketimbang hari ini karena dasarnya mereka sejak itu memegang teguh budaya mereka. 

Lalu pemakaian bulu cendarawasih harusnya di pakai oleh kaum pria dalam tradisi orang papua pada umumnya namun saya melihat buluh cendrawasih di pakai oleh kaum wanita hal ini di lakukan oleh orang-orang atau kelompok-kelompok yang tidak terdidik yang melukai mencederai dan mendiskreditkan orang-orang yang beradap.

Karena allah berfirman dalam 1 timotius 2:9

"Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu."

AYT (2018)
Seorang perempuan jangan mengenakan pakaian laki-laki, dan laki-laki jangan memakai pakaian perempuan. 

Ketika siapapun dia pemimpin papua entah itu sebagai gubernur,bupati,pastor, romo, pendeta, dan linya sebagainya ketika tidak berbicara tentang nilai budaya maka itu sedang lupa diri sebetulnya dari mana engkau datang? Maka semua ucapan itu sia-sia. 

Karena allah berfirman kepada kita yang tertulis dalam kita para nabi sodara-sodaraku bisa membaca di dalam ulangan 22-5

"Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu. Seorang perempuan jangan mengenakan pakaian laki-laki, dan laki-laki jangan memakai pakaian perempuan."

Sodara-sodaraku saya suda jelas dalam buku saya yang berjudul :"history dan legacy kabupaten yalimo" Itu saya menguak sedikit tentang kepalsuan sejarah papua. Sejarah yang di rekayasa, sejarah yang digelapkan, sejarah yang dimiringkan oleh oleh dunia asing sampai hari ini belum ada keterbukaan bagi kami karena semua peristiwa itu telah terjadi di tanah papua. 

Maka hari ini dunia sedang berlomba-lomba untuk merebut tanah papua hari ini tedak salah. Coba kami mengenai kembali nubuatan pdt ishak domine samuel kinja "di atas baru ini saya meletakan predaban orang papua, sekalipun banyak orang yang akan datang dengan penuh ke putaran, akal, budi, hikmat, marifat, maka mereka tidak dapat memimpinya bagsa ini akan bangkit dan mempimpin dirinya sendiri. " (Wasior 25 Oktober 1925)

Memang benar papua merupakan taman Eden dalam tulisan bapak Dr. Gembala sofyan yoman beliau sampaikan bahwa papua adalah taman edan memang benar adanya hal itu  sesuai dengan prespektif Teologia hal itu sangat relefansi. 

Salah satu tokoh pendidikan dan pemersatu bangsa dan rakyat Papua pdt ishak domine samuel kinje  beliau sebelum tinggalkan tanah Papua beliau bernubuat bahwa: 

" Saya pulang dengan penuh keyakinan bahwa bangsa dan rakyat papua akan di kuasai oleh mereka yang memiliki kepetingan politik dari hasil tanah ini sebab mereka tidak akan membagun manusia papua denga  penuh kasih sayang, sebab kebenatan dari keadilan akan di putar balikan, dan banyak hal baru yang akan membuat orang papua menyesal tetapi itu bukan maksud TUHAN. Karena itu adalah keinginan manusia. (Wasior 25 Oktober 1925 Isk) 

Seiring berjalanya waktu dalam tirani negara ini menyebabkan banyak teragedi kemanusiaan di atas tanah

Eksistensi budaya musti harus di lestarikan sebagai nilai-nilai estetika oleh setiap suku-suku yang ada di tanah Papua. Karena budaya sebagai jati diri harkat dan martabat orang papua dan setiap umat TUHAN yang ada di bumi ini. 

Kita berbeda ideologis boleh saja, kita berbeda ras boleh saja, kita berbeda bahasa boleh saja, kita berbeda suku boleh saja, kita berbeda, pendapat bokeh saja. Tetapi kita tetap menjaga kesamaan drajat dalam nilai kemanusiaan di atas tanah papua. 

Trimakasih selamat membaca semoga refleksi dan koreksi tulisan singkat saya ini memberikan anda pemahaman untuk magis membertahan budayamu sebagai warisan abadi di planet bumi ini. 

Lambukmu mayo 7 Agustus 2024

Penulis :
Welinus walianggen S. Ap
====================
No HP :  081367125171
Iklan ada di sini

Komentar