LELY ORANG ASING
Lely, sekarang kita hanya dua orang asing. Entah kenapa tapi Seiring rotasi revolusi bumi yang selalu bergerak. Tibakan dan pisahkan sa deng ko menjadi dua orang asing. Sa dengan ko dua orang asing yang pernah berkomitmen, merangkai rasa,memandukan cinta.
Lely, ko tahu segalanya tentang sa,dan sebaliknya sa juga tau tentang ko. Tidak mungkin dan tidak bisa sa tanpa ko atau sebaliknya. seperti terakhir kali sa polo ko, dan ko polo sa di gunung pemberontakan, tempat kita memandukan cinta. “samapai kapanpun dan alasan apapun tidak akan pernah pisah”, itu sa dengan ko janji.
Lely , Sekarang sa lintasi jejak kenangan kita, melihat semua kenangan yang tersimpan di Hp ini, sekalipun angin malam rimba ini terus menyiksa dan pukul sa dalam penderitaan tiada akhir.
Lely, dalam diamnya dan penderitaan tiada akhir di rimba ini. Sa bertanya, apa yang membuat ko menghianti semua komitmen dan lupa sa di rimba ini? Setalah 2 tahun berlalu, sa sadari ko sudah mengambil keputusan untuk sudahi segalanya yang kita bangun penuh rumit dilandasi cinta penuh tulus. Bagaimana bisa bisa sa mengiyakan ko pu tindakan untuk berpisah dari sa yang di hutan rimba ini? Lely ko tau rasa cinta ini sepenuhnya untuk ko.
Lely, dari rimba ini bersama dingin malam yang terus-menerus menyiksa sa disini. Sa sadari Ko sekarang sudah menjadi orang asing yang dulu pernah sa polo erat dengan segala kekurangan, juga ketulusan . Di rimba ini. sa sudahi pada angin malam di rimba ini. Sa tidak sesalkan semua keputusan yang ko ambil. Cukup sa sudahi, karena Ko sudah mencintai segala keindahan di kota tua Holandia lalu melupakan semua komitmen di gunung pemberontakan.
Sa ingat nada jangkrik penuh rumit disini.
“Rumah bagi manusia ialah tempat Ia memberikan hati dan menaruh hati. Jadi sa dengan ko sekarang hanya orang asing, ko su Taru hati di kota tua Holandia. Lely Ko pu rumah bukan sa dan sebaliknya sa pu rumah juga , bukan ko.
Lely, Semangat ya menjalani kehidupan ini.
Ko sudah hilang tanpa tinggalkan sedikitpun coretan untuk sa disini, ah itu tidak papa Lely.
Semoga ko pu hari-hari menemui keindahan dan kebahagiaan seperti pilihan mu setelah pergi ke kota tua Holandia. Lely buang saja gelang bintang kejora yang sa kasih. Ko sa anggap orang asing di Holandia
Dari sa, pemuda rimba.
Sumber:AKNews
Iklan ada di sini
Komentar