LUPA DIRI

LUPA DIRI













LUPA DIRI

Kadang kita lupa diri. Lupa sosok mentor kita. Sejatinya siapa mentor kita? Mentor itu adalah seseorang yang pernah mendidik, mengajari, memotivasi dan pernah berbagi alkisah pada momentum tertentu. Ia adalah sosok seorang inspirator, kuasa atas kariernya.

Barangkali kita tidak mengingat karya, dedikasi, kebaikan seorang mentor sebagai sumber inspirasi. Ketika sesuatu yang kita butuhkan itu terpenuhi, sering kita terasa pintar dan hebat. Dengan begitu, tekad dan inisiatif kita bulat untuk terus menyindirkan sosok mentor.

Ingat baik-baik! Kamu terasa bisa dan mampu beretorika, berdialektika dan bertutur kata yang baik dan benar, itu semua karena adanya mentor sebagai guru pemberi inspirasi. 

Jadi, jangan sekali-sekali sok pintar dan hebat merendahkan kapasitas mentor pelaku sumber inspirasi, pemberi harapan, terwujudnya cita cinta menggapai impiannya.

Sejauh kemampuan kariernya bagus, kamu boleh kembali ke masa lalu bahwa siapa mentor yang mendidik dan melatih hingga kamu mapan dan mampu berkarya. 

"Saya ada dan bisa berkarya karena ada Dia. Kamu bisa dan berkarya tentu karena ada saya. Semua tidak terlepas dari dedikasi dan edukasi seorang mentor/guru pemberi inspirasi."

Sebetulnya, saya sudah lama lupa dan jauhi mentor-mentor saya, tetapi bukan dengan narasi-narasi mengenai pujian dan kebanggan saya terhadap mereka pun terpungkiri.

Sering pada moment-moment tertentu saya menyinggung tentang betapa besarnya  dedikasi mereka para mentor-mentor barengi dengan sejuta cinta dan kasih.

Moanemani, 9 Juni 2023
Kata Hati
Iklan ada di sini

Komentar