~MASIH ADA MEMORY~
karya; Jefri Prawinata
Jatuh cinta berjuta rasanya
Termasuk rasa sengsara karenanya
Perihal kota ini jalanan memang terasa ramai namun langkah ini terasa sunyi, jejak kaki yang pernah melangkah dua pasang kini hanya aku melangkah dengan terasa begitu asing.
Pada pojok kenangan di teras cafe tempat biasa kita bercengkrama aku mulai mengkhayalkan kehadiranmu kembali, berharap seduhan kopi kali ini masih dibasahi bekas merah bibirmu.
Setelah perpisahan yang lama aku masih menginginkanmu kembali berada di tempat ini untuk sekali saja mengulang masa lalu, untuk sebentar saja menatap senyum hangat atas tertawa yang begitu hebat kita padukan dengan suara bahagia.
Aku ingin duduk bersebelahan sambil bercerita tentang apa apa yang pernah kita lewatkan, tapi ini hanya khayalan semata, aku sedang duduk di meja tepat favorit kita, namun kau mungkin saja sudah duduk di meja favorit yang berbeda.
Kau tak lebih perihal andai, sejauh jauhnya aku gapai kau menjadi titik selesai, bahwa yang sudah usai akan selalu menjauh bahkan runtuh diterpa badai.
Di Suatu senja, aku menatap takdir cinta yang terselesaikan, senja yang indah kerap tertangkap kamera tapi hanya sebatas pajangan keindahan semata, begitupun perihal kamu yang pernah tertangkap cinta dan rindu tapi kini hanya sebatas kenangan sepeninggal kepergian saja.
Namun selalu ada cinta tentang kepulanganmu, selalu ada rindu yang menunggu, dan selalu ada hati yang mengharapkan mu kembali lalu masih ada memori yang ingin berharap terulang kembali.
Mard
Adhinda Putri Pratama
Halaman Berbeda
Hisa NK
Iklan ada di sini
Komentar