KISAH CERITA PILIHAN JODOH KETIKA BANYAK LELAKI BEREBUT BINTANG DESA ATAU GADIS DESA YANG TERKENAL KARENA CANTIK DAN MANDIRI(Berebut hati gadis Melanesia)
CERITA PILIHAN JODOH KETIKA BANYAK LELAKI BEREBUT BINTANG DESA ATAU GADIS DESA YANG TERKENAL KARENA CANTIK DAN MANDIRI
(Berebut hati gadis Melanesia)
Banyak cerita di wilayah adat Meepago yang nyata maupun cerita dongen bahwa tempo dulu terjadi peristiwa saling berebut BINTANG DESA atau GADIS DESA yang terkenal karena cantik dan mandiri. Mandiri dalam konteks punya rumah sendiri, punya kebun sendiri, punya ternak sendiri, punya mege (uang) sendiri.
Perempuan yang kategori mandiri itu disebut "Yamee danii Yagamo", dalam bahasa Melayu artinya "Perempuan seperti laki2", karena ketangguhannya bisa memiliki aset sama seperti aset kemandirian yang dimiliki kebanyakan kaum lelaki.
Gadis cantik dan mandiri itu tidak terkenal hanya di desanya tapi terkenal juga di daerah lain, di wilayah lain. Seperti gadis cantik dan mandiri bermarga Koto dari Waiyai di kabupaten Deiyai yang terkenal hingga ke Paniyai (Paniyai doko) dan Dogiyai (Kamuu doko dan Mapiya doko) itu.
Kaum lelaki yang saling merebut gadis cantik dan mandiri itu dapat melakukan 1001 manuver untuk merebut hati si gadis cantik dan mandiri itu, seperti dengan manuver :
1. Carikan kayu bakar di
hutan untuk orang tuanya,
2. Pagari dan bikin bedengan
kebun milik orang tuanya,
3. Berikan bibit babi untuk
piara atau masak kepada
orang tuanya,
4. Berikan mege atau uang
kepada orang tuanya,
5. Bayar orang perantara
untuk membujuk gadis itu,
6. Pergi minang dengan cara
berdangsa di Emaaida
atau rumah dangsa
dengan memakai orang2
yang berbakat Ugaa atau
bermazmur.
7. Dan seterusnya, hingga
ada yang saling berebut
gadis yang cantik dan
mandiri itu dengan cara
baku marah, baku pukul
dan seterusnya.
Semua manuver yang dilakukan para lelaki ganteng dan berada untuk berebut si gadis cantik dan mandiri itu SIA SIA BELAKA... Katika HATI SI GADIS itu direbut oleh si lelaki yang tidak ganteng dan sederhana, entah awalnya dikenal ataupun tidak ?
Benar juga yang namanya berCINTA, berPOLITIK & ber-JUDI itu butuh pengorbanan, entah jadi atau tidak, beruntung atau tidak.
Yang mau merasa rugi dan tuntut kembalikan pengorbanan dari aktivitas berCINTA, ber-POLITIK dan berJUDI, baiknya dari awal tak usah bercinta, berpolitik dan berjudi, karena tiga hal ini terjadi dalam suasana kompetitif dengan konsekuensinya ada yang harus menang dan ada yang harus kalah, ada yang harus untung dan ada yang rugi.
NASIONALISME PAPUA BARAT VERSUS NASIONALISME INDONESIA
Dalam konteks nasionalisme Papua Barat versus nasionalisme Indonesia sedang berebut kawin dengan gadis Melanesia yang cantik dan mandiri itu.
Berbagai cara, pendekatan, strategi atau manuver dari yang lunak hingga yang keras (berdarah) sedang dilakukan oleh kaum nasionalis Papua juga oleh kaum nasionalis Indonesia untuk merebut Tanah Papua yang dipandang gadis yang cantik dan mandiri itu, agar secara permanen boleh menjadi istri yang di kemudian hari memberi kehidupan.
Salah satu manuver terbaru yang sedang dilakukan oleh kaum nasionalis Papua dan kaum nasionalis Indonesia adalah BEREBUT HATI dari negara2 di kawasan Pasifik Selatan (MSG)... Kaum nasionalis Papua Barat lobby tanpa uang dengan andalkan keyakinan sebagai bangsa serumpun Melanesia, sedangkan kaum nasionalis Indonesia lobby dengan andalkan uang yang dikemas dalam program dan kegiatan sebanyak Rp 17 Milyar lebih.
Siapa yang akan sukses dengan cara, pendekatan, strategi atau manuver yang dilakukan oleh kaum nasionalis Papua dan kaum nasionalis Indonesia di kawasan Pasifik Selatan kita menanti hasilnya sesuai PILIHAN HATI yang adalah seleksi natural dari alam dan manusia Melanesia itu.
KISAH CINTA GADIS KOTO YANG MANDIRI DAN LELAKI KEIYA YANG SEDERHANA
Ada cerita yang beredar luas di lembah Kamuu Dogiyai bahwa ada satu gadis mandiri bermarga Koto di Waiyai (Deiyai) yang sedang berebut untuk dikawini oleh banyak lelaki yang mandiri namun gagal dan gagal karena ditolak oleh hati si gadis Koto yang cantik dan mandiri itu.
Pemuda bermarga Keiya dari Mogou Dogiyai yang hidupnya sederhana secara materi suatu hari ke hutan untuk cari kayu bakar di hutan. Sementara ikat kayu bakar yang dicari dan dikumpulkan itu ada suara manusia yang berkata CEPAT PERGI tiga kali. Dia berusaha balas suara itu, juga mencari orangnya di arah sumber suara itu namun tidak ditemui orangnya. Malamnya sudah bermimpi ihwal keberuntungan.
Kayu yang diikat dipikul lalu, tergesa-gesa dia pergi. Sampai di rumah ada informasi bahwa YOKAGAIDO (kaum lelaki) akan ke Emaaida (rumah dangsa untuk berdangsa sambil ikut pesta babi (Yuwo) di Waiyai di Tigi Deiyai.
Pemuda Keiya yang sederhana ini orang yang tidak pernah bepergian ke dusun lain apalagi ke wilayah lain yang jauh, namun kali itu ada sesuatu yang mendorong dia harus pergi ke Emaaida dan ikut yuwo di Waiyai.
Sebelum pergi Pemuda Keiya ini sudah tahu bahwa di Waiyai ada gadis cantik dan mandiri bermarga Koto yang sedang diperebutkan banyak lelaki, entah diperebutkan oleh lelaki yang sudah kawin ataupun yang masih singel atau pemuda, baik dari Deiyai (Tigi doko), Paniyai (Paniyai doko) maupun dari Dogiyai (Kamuu doko, Mapiya doko).
Tanda bahwa seorang gadis mau atau tidak, suka atau tidak kepada seorang lelaki yang sudah kawin atau kepada yang masih singel atau pemuda dilihat dari beberapa tanda, seperti lewat tatapan mata, disenggol saat dangsa keliling, diisikan makanan di noken saat dangsa keliling.
Pemuda Keiya yang sederhana ini dia memohon beberapa pemuda yang berbakat ugaa (berlagu atau bermazmur) saat di rumah dangsa dengan lirik lagu romantis atau cinta kepada gadis bermarga Koto yang cantik dan mandiri itu.
Semua orang sudah bersiap-siap dengan segala perhiasan dan lain2, agar ketika si gadis Koto datang bisa tunjukan kebolehannya, entah kebolehan ugaa atau lagunya, kebolehan dangsanya, kebolehan perhiasan di badan dan seterusnya.
Dangsa pada malam pertama di Emaaida (rumah dangsa) pemuda Keiya yang sederhana badannya, perhiasannya dan hartanya ini disenggol oleh gadis Koto yang cantik dan mandiri itu, bukan kepada bapa2 dan pemuda yang ganteng, menawan dan berharta itu... Itu tertanda hati si gadis akan jatuh ke genggaman pemuda Keiya yang sederhana itu. Pada dangsa malam kedua makanan dari si gadis Koto diisikan ke noken pemuda Keiya itu... Itu mutlak hati si gadis sudah terisi di nokennya pemuda Keiya yang sederha itu... Itulah takdir cinta.
Besok paginya pada malam kedua peserta dangsa yang datang ke Waiyai untuk berdangsa dan ikut pesta babi (Yuwo) pulang ke daerah masing2 dan gadis Koto yang cantik dan mandiri itu ikut pemuda Keiya yang sederhana ke Mogou Dogiyai menjadi IBU KEHIDUPAN di Mogou yang membuat banyak keturunan lewat buah karyanya... Ada istilah "Yagamo Waka meiya kouko Okai eniya maa meii, kugagiya maa meiya tiya", artinya "Seorang gadis pergi kawin di dusun lain atau wilayah lain itu dia akan membawa dengan segenap kekayaannya".
Saya dengar cerita bahwa dari marga Keiya keturunan dari pemuda Keiya yang sederhana dan mama Koto yang cantik dan mandiri itu sudah bayar MITOBE kepada marga Koto di Waiyai untuk MENGHARGAI DAN MENGHORMATI kehidupan yang sudah dihadirkan untuk kebaikan hidup marga Keiya dari Mogou lewat si gadis yang cantik dan mandiri itu.
TOUYE... Marga Keiya adalah salah satu marga yang eksis proteksi eksistensi Mee yang berpondasi dari ajaran dan larangan Koyei di Makeewaapa.
CATATAN
Mengapa si gadis Koto yang cantik dan mandiri itu JATUH CINTA kepada pemuda Keiya yang paras mukanya sederhana dan tidak dikenal keberadaan hartanya secara pasti itu ?
Mengapa si gadis Koto yang cantik dan mandiri itu TIDAK JATUH CINTA kepada Bapa2 dan pemuda2 yang ganteng, menawan dan berharta itu ?
Siapa yang mendorong, siapa yang mengajak, siapa yang membujuk HARUS PILIHAN JATUH KE PEMUDA KEIYA yang sederhana itu ?... Jawabannya pasti datang dari KATA HATI dari si gadis itu sendiri.
KATA HATI itu pastinya BISIKAN TUHAN, BISIKAN BENAR...
Kita saksikan bersama pergulatan nasionalisme Papua Barat dan nasionalisme Indonesia, nanti endingnya seperti apa ?... Manusia, Semesta dan Allah Melanesia sedang berproses.
APA KATA GADIS MELANESIA
GADIS MELANESIA ialah HATI dari kami bangsa Melanesia, bangsa Mikronesia dan bangsa Polinesia yang bernegara di ribuan kepulauan kecil di KAWASAN PASIFIK yang terdiri dari 18 negara itu.
Pace ganteng Melayu yang datang minang GADIS MELANESIA (hati Melanesia) di kawasan Pasifik harus tahu diri.......
Apakah bantuan 17, 2 Milyar itu seharga pelanggaran HAM yang dilakukan kepada saudara kami di Papua Barat selama 60 tahun lebih itu ?
Apakah bantuan 17, 2 Milyar itu seharga perusakan alam Papua Barat sebagai PARU PARU DUNIA yang engkau sukses lakukan yang berdampak pada kami yang bernegara di pulau2 kecil itu ?
Apakah bantuan 17, 2 Milyar itu seharga ribuan saudara kami yang sedang mengungsi karena konflik bersenjata yang berkepanjangan di Papua Barat itu ?
Apakah bantuan 17, 2 Milyar itu seharga eksploitasi emas, minyak dan seterusnya milik saudara kami di Papua Barat itu ?
Apakah bantuan 17, 2 Milyar itu seharga pemekaran 4 provinsi baru untuk mobilisasi orang Melayu ke Papua Barat untuk membuat saudaraku orang Papua Barat semakin tergusur dan tergeser di Tanah airnya itu ?
Kami tahu uang Rp 17,2 Milyar ini adalah UANG DARAH dari saudara kami di Papua Barat ditembak mati, UANG HASIL CURIAN dari kekayaan milik saudara kami di Papua Barat.
Bila kami terima dengan hati dan makan uang darah dan uang hasil curian itu,... Kami sebagai orang beradat atau berbudaya Melanesia yakin dan tahu bahwa nanti malapetaka maha besar akan menimpa kehidupan kami.
Dengan demikian, kami tidak terima dengan hati, namun kami terima secara paksa dengan ujung jari kami... Jangan tersinggung dengan sikap kami, karena kami tidak suka UANG DARAH dan UANG CURIAN dari saudara kami di Papua Barat yang hidupnya sedang lumpuh, hancur dan sedang menuju ke titik nadir kepunahan itu.
Walau engkau rayu dengan 1001 cara untuk kawin aku, HATIKU tetap milik saudara kami dari Papua Barat yang parasnya biasa dan hidupnya sementara sederhana itu, karena kekuatan hidupku ada sama cintaku Papua Barat.
Kalau saya salah kasih hatiku sama PACE MELAYU pastinya akan kasih makan dengan hasil dari UANG DARAH & UANG CURIAN... Saya tidak mau hidupku ditimpa dengan malapetaka.
INGAT... Kebiasaan orang Papua Barat juga orang Melanesia, kepada orang jahat yang suka membunuh, mencuri, berzinah dan seterusnya tidak akan direlakan anaknya atau saudarinya kawin dengan orang jahat itu.... Istilah bahasa Mee itu dikata waka temeni Yape epaa, omaa notai epaa, puya wegatai epaa, Mee wagetai epaa keyoka... Pastinya prinsip hidup ini adalah prinsip hidup umat manusia di planet bumi ini, bukan hanya prinsip hidup dari bangsa Melanesia, Mikronesia dan Polinesia di kawasan Pasifik saja.
=======
Tiga ISU UTAMA yang akan membuat Free West Papua, yaitu :
1. Pelanggaran HAM
2. Perubahan iklim
3. Rasisme
RP 17, 2 MILYAR YANG DIKASIH KE NEGARA VANUATU OLEH NEGARA INDONESIA UNTUK KORBAN MUZIBAH BENCANA ALAM ADALAH UANG TUTUP MALU,
.......
KARENA YANG SELAMA INI AKTIF RUSAK ALAM PAPUA YANG DIJULUKI SEBAGAI PARU PARU DUNIA ITU ADALAH NEGARA INDONESIA.
----------------------------
RP 17,2 MILYAR ITU HASIL CURIAN DARI TAMBANG EMAS DI FREEPORT PAPUA,
.......
MAKA UANG YANG DIBANTU ITU ADALAH UANG DARAH, KARENA DEMI EMAS PAPUA BANYAK ORANG PAPUA SUDAH DITEMBAK MATI OLEH NEGARA INDONESIA.
.
Iklan ada di sini
Komentar