BERULANG-ULANG

BERULANG-ULANG

BERULANG-ULANG
[penyedot nyawa]

Aku tak tau asa yang meraja
Mengoyak hati yang sedang terluka
Kian lama kian menyesakan dada
Pilu hati tatkala cinta telah sirna
Raga diam hati menjerit kesakitan
Entah butuh berapa lama menyembuhkan
Karena luka yang tergores berulang kesekian.
Banyak penawar datang meyodorkan obat
Tapi tak dapat menyegarkan lara pilu
Langkah kaki pun terseok lelah
Lantas harus bagaimana?
Tersayat kian dalam rasanya
Susah payah satukan hati yang retak
Kini hancur kembali tak berbentuk
Terberai diantara reruntuhan yang masih mencekik 
Sudahlah, lelah menyayat pandangan
Ijinkan aku istirahat sejenak
dan ketika bangun harap kau telah tiada
Pulanglah bersama DOB penyedot nyawa.

#PaceKumisTopiMiring
QC, 24062020
Iklan ada di sini

Komentar