PART I

PART I

PART I

Ketika embun pagi menghilang ditiap² raga, mentari pun tak tinggal diam, ia bergegas menyinari Alam disekitarnya.

Pada tahun yang tepat 2023 Bulan ketiga tanggal 07 hari Selasa inilah narasi ceritanya......

Hari telah pagi, saya masih dalam ketiduran Adik saya Ria datang dan membangunkan saya,  saya pun bangun Setelah saya terbangun saya berdoa dan berdiri Membuka kain jendela ternyata hari telah pagi. Kemudian saya duduk dan melihat diAsbak saya ternyata ada sepotong rokok sisa dari semalam, saya Ambil dan mengisap rokok tersebut itu.

Setelahnya saya berdiri dan kembali ke dapur ternyata paitua Adamapai telah memasang tungku Api besar-besar dan ia pun berkata Anak jemur badan dulu karena akan mo pergi ditanah Orang, Saya pun duduk menjemur badan saya.

Setelah beberapa menit kemudia saya mendengar suara kecil yang berteriak sambil berlari " Fani bapa Dimana bapak kasih celana ini untuk Fani bapak pake ternyata anak kecil itu Nando Anak dari kaka kandung saya. Setelah Beberapa menit kemudian saya pun bergegas memakai celana itu dan menyiapkan barang² bawaan saya sepertinya komputer saya dan lain secepatnya.

Kemudian saya kembali ke dapur Bunda saya telah menyiapkan Nota dan Obat  serta Ramuan  tradisional yang saya sedang minum  itu telah disiapkan dan saya hanya tinggal berangkat.
Setelah 5 menit kemudian saya pun berdiri dan berjalan diArah jalan trans, ternyata kaka kandung saya bersama keluarganya mereka diluang sudah tunggu saya didepan jalan.

Ternyata Kandung saya memiliki sebuah Motor Vixion lama yang ia memakai maka saya mengikut dia tuk bersama² turun diPapua tenggah, kemudia Anak dan istri dari kandung saya mereka dua ikut Taksi ke wagethe untuk menaiki Mobil Nabire . Sesampainya dipertikaan wagethe kami cari mobil tuk turun dinabire dan kami mendapatkan sebuah Hilux. Kemudian Mereka dua naik ditengah dan kita dua mengamankan tas kami dalam Hilux tersebut, setelah beberapa menit kemudian Hilux pun start turun Kami dua pun mengikuti dari belakangnya.

Sesampainya kab dogiyai, ipou berhenti didepan jalan ternyata dibagian itu pasar yang mama papua dari pengunungan mereka berdagan, dan kami dua belikan buah tali harga Rp 30.000 satu pelastik.

Setelahnya kami berlanjut dan pas didepan Polsek dogiyai kita berhenti dan membeli AQua Serta biskuit untuk anak Nando bersama mamanya, dan kami dua hanya beli Sprite tuk kita dua minum dalam perjalanannya.

Beberapa menit kemudian perjalanan kami berlanjut, kami dua hanya mengikuti Hilux tersebut, dalam perjalanan yang panjang kami dua Asik bercerita sambil turun dan kami dua Singgah dibeberapa titik membuang Air kecil sebelum tiba di kilo 100.

Sekitar pukul 02,45 kami tiba di kilo seratus dan kami tidak makan hanya duduk saja depan kios sembari Beristirahat. Setelah beberapa menit kemudian saya berkata kenapa? Kami tak Makan jika ada yang lapar makan sudah jikalau tdk mau makan belarti pesan minuman saja biar kita minum, kemudian ipou dan istrinya pun bersamaaan berkata.! Oiya baik kita pesan minuman saja setelah beberapa menit kemudian ipou pun pergi pesan air sesuai selera kami. Setelah pesanananya diantar ternyata kukubima susu satu pelastik tiba dihadapan saya dan saya pun berkata terimakasih.

Setelah minum beberapa menit kemudian ipou kandung dan saya berlanjut jalan tinggalkan istri dari ipou dan anaknya dikilo seratus karenanya sopir mereka masih Makan sian.

Kami berdua lanjut jalan sembari Asyik cerita sampai diDistrik Uwapa kami berdua Singgah dan kami berdua mengisap rokok Sebatang sambil istirahat.

Setelah beberapa menit kemudian perjalanan kami berlanjut hingga sampai tiba dinabire.
sekitar pukul 04.25, kemudian kami berdua Taro motor di Wonorejo menunggu Hilux yang kami dua kasih tinggal dikilo 100,
Setelah beberapa menit kemudian Hilux pun tiba di Wonorejo depan hotel hepara dan kami dua angkat tas yang kami dua naikkan kedalam Hilux tersebut.
Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan menuju rumah diSP_C.

Bersambung 

Iklan ada di sini

Komentar