SADARILAH PENGHIANAT

SADARILAH PENGHIANAT

SADARLAH PENGHIANAT

Manis yang dirasakan 
tak selalu semanis madu 
bersama generasinya.

Sadarilah diri 
untuk jatih dirinya
berpikirlah Sejauh mungkin
Diatas realita ini.

Sadarlah Engkau 
Dimanakah Nuranimu
Lihatlah dirimu 
Rambutmu dan kulitmu 
hingga merenungkanlah dirimu
jika anda punya nyali.

Hartanya dirampas 
hanya kepetingan Kapitalis,
Jiwanya diobrak Abrik 
oleh Kaum  Pemburu,
Kekayaan Alam dan huninya 
Dipunah tanpa sisa.

Sadarlah Engkau 
manusia bertopen
Dari keluargamu 
Engkau dihina, dibenci dan dijual Semuanya kepemilikannya

Engkau berfoya_foya diatas kursi dan hanya tersenyum saja diatas penindasan.

Bagimu merasakan kenyamanan 
Namun  Kasihannya Rakyat tertindas
menderita diatas derita.

Dimanaka Nuranimu?
Dimanakah hatimu?
Dimanaka rasamu?

Engkau terus Lena lekat 
pada kertas merah namun itu 
hanya kepuasan belaka
Itu taktikmu
Engkau bersama dia menguras 
harta kami disita tanpa sisa.
Badai mengembara diatas bumi kloni
Menaungi Rakyat tertindas.

Entalah...
Sadarlah Engkau
Sadar Sadar Sadarilah.

Oleh: Sa-Fer M Adii
Jayapura 09/03/2022

Iklan ada di sini

Komentar